
Kurma Pusbiola merupakan akronim dari Kupas RDA (Resources Description and Access) bersama Pusat Bibliografi dan Pengolahan Bahan Perpustakaan (Pusbiola), Perpustakaan Nasional dan Pengurus Pusat Ikatan Pustakawan Indonesia (PP-IPI). Kegiatan ini merupakan wujud nilai kompetensi dari nilai BerAKHLAK yang diwujudkan oleh Pusbiola. Dimulai dengan tepat waktu pukul 08.30 pada Rabu, 27 Maret 2024 secara virtual. Dihadiri oleh sekitar 600 peserta dari berbagai kalangan pustakawan dan tenaga perpustakaan.
Kurma Pusbiola dilatarbelakangi dengan kemuliaan bulan Ramadhan dimana pada bulan yang suci ini para pustakawan terus bisa produktif dan berbagi pengetahuan. Hadir juga ketua Umum PP-IPI, Bapak T. Syamsul Bahri menyampaikan
“RDA Dapat menjadi upaya kita untuk melaksanakan tugas sesuai harapan pemustaka, hasilnya dapat berupa kualitas katalog yang meningkat dan berdampak pada kepuasan pemustaka. Dengan harapan seluruh perpustakaan dapat mengikuti kegiatan. Menyediakan akses yang tak terbatas bagi pemusatka. Materi hari ini dapat menjadi pemicu bagi pustakawan untuk meningkatkan kompetensi perorangan dan layannan pemustaka. Telah ada perwujudan asta etika melalui kegaitan ini, semoga melaui kegiatan seperti ini dapat menjadi sarana penerapan asta etika (peningkatan komptensi pustakawan) dan peningkatan pelayanan kepada seluruh pemustaka di seluruh tanah air”
Sejalan dengan hal tersebut Bapak Suharyanto, Kepala Pusat Bibliografi dan Pengolahan Bahan Perpustakaan menyampaikan
“Kegiatan ini memperluas wawasan mengenai RDA dan berbagi ilmu dari pusbiola kepada peserta. Perpusnas terus menerus menerapkan dan mengmbangkan RDA, sehingga pemustaka dapat memenuhi kebutuhan lebih cepat. Harapannya kegaitan ini dapat meningkatkan kapasitas dan kompetensi dalam kegiatan pengolahan bahan pustaka. Dapat menjadi wadah bagi pustakawan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman, menyebutnya sigi di pengolahan. Kami berharap ada masukan dari peserta untuk pengembangan RDA kedepannya. Penerapan RDA menjadi solusi bagi media baru yang tidak dapat diakomodir oleh AACR, kami menjadi pemicu bapak dan ibu untuk mempelajari RDA. Kami harap tidak hanya mengerjakan kegiatan pengolahan tapi juga dapat berbagi, bagi yang ingin melakukan magang dan bimtek di pusbiola dipersilahkan. Kolaborasi ini sebagai bentuk penerapan berAKHLAK di Pusbiola.”
Kurma Pusbiola mengupas RDA menghadirkan narasumber oleh Ibu Subekti Makdriani (Pustakawan Ahli Utama) dengan materi kebijakan RDA di Indonesia, Indreswari Nurmalia Sulasmi (Pustakawan Ahli Madya) dan Nadya Mentari (Pustakawan Ahli Pertama), menyampaikan materi mengenai, Perbedaan RDA dan AACR (Anglo American Cataloguing Rules). Kurma Pusbiola yang dihadiri para peserta dari sekitar 300 instansi perpustakaan baik perpustakaan daerah, perpustakaan umum, perpustakaan perguruan tinggi hingga perpustakaan sekolah. Kurma Pusbiola telah sukses dilaksanakan.
