Perpustakaan Nasional menggelar Rapat Kerja Pusat tahun 2020 yang berlangsung selama 2 hari, tanggal 28-29 Januari 2020. Rakerpus Perpustakaan Nasional dibuka secara resmi oleh Kepala Perpustakaan Nasional, Drs. Muhammad Syarif Bando, MM.
Sementara itu Sekretris Utama Perpusnas, Sri Sumekar dalam laporannya menyampaikan bahwa Rakerpus Perpustakaan Nasional 2020 mengusung tema “Inovasi dan kreativitas pustakawan dalam penguatan indeks literasi untuk mewujudkan SDM Unggul Menuju Indonesia Maju. Rakerpus ini dihadiri oeh 200 peserta terdiri dari jajaran pejabat struktural dan fungsional di Lingkungan Perpustakaan Nasional. Serta menghadirkan narasumber dari Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan, Kementerian PPN/Bappenas dan Deputi Bidang Pendanaan Pembangunan, Kementerian PPN/Bappenas serta Direktur Jenderal Anggaran, Kementerian Keuangan RI
Agenda Rekerpus Perpusnas akan diselenggarakan selama dua hari, yaitu tanggal 28-29 Januari 2020, bertempat di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jalan Salemba Raya No. 28 A Jakarta. Dengan rangkaian acara sebagai berikut:
Sesi Pertama
Sesi pertama diisi dengan paparan 3 narasumber dari Kementerian PPN/Bapenas dan Kementerian Keuangan:
(1) Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan, dengan tema “Arah kebijakan pembangunan budaya literasi, Inovasi dan kreativias melalui perpustakaan tahun 2020-2024. Materi disampaikan oleh Dr. Hadiat, MA, Direktur Pendidikan Tinggi, Iptek dan Kebudayaan, dengan judul paparan “Perpustakaan dalam kebijkan RPJMN 2020-2024
(2) Deputi Bidang Pendanaan Pembangunan, dengan tema “Strategi pendanaan pembangunan perpustakaan tahun 2020-2024, paparan disampaikan oleh Erwin Dimas, SE, DEA, Msi, Direktur Alokasi Pendanaan
(3) Direktur Jenderal Anggaran, Kementerian Keuangan RI, dengan tema : Kebijakan Penganggaran Bidang Perpustakaan 2020-2024.(Paparan kan disampaikan pada hari kedua Rakerpus)
Sesi Kedua
Sesi kedua diisi dengan paparan dari Sekretariat Utama, Sri Sumekar. Dengan tema “Evaluasi Capaian Target Kinerja Renstra 2015-2019 dan Target Kinerja Renstra 2020-2024 serta rencana kerja 2021”
Sesi Ketiga
Sesi ketiga diisi dengan paparan dari Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi, Ofy Sofiana. Dengan tema “Evaluasi Capaian Target Kinerja Renstra 2015-2019 dan Target Kinerja Renstra 2020-2024 serta rencana kerja 2021”. Termasuk didalamnya pembahasan tentang UPT Bung Karno dan UPT Bung Hatta.
Sesi Keempat
Sesi keempat diisi dengan paparan dari Deputi Bidang Pegembangan Sumber Daya Perpustakaan, Woro Titik Haryanti. Dengan tema “Evaluasi Capaian Target Kinerja Renstra 2015-2019 dan Target Kinerja Renstra 2020-2024 serta rencana kerja 2021”. Termasuk didalamnya pembahasan tentang prioritas nasional , DAK, dan Dekosentrasi.
Sesi Kelima
Sesi kelima diisi dengan paparan dari koordinator pustakawan Perpustakaan Nasional, Dedi Junaedi. Dengan tema “Inovasi pustakawan dalam penguatan budaya literasi mewujudkan SDM unggul Indoonesia maju”
Sesi Keenam
Sesi keenam diisi dengan diskusi kelompok. Diskusi dibagi menjadi dua kelompok, Kelompok A membahas tentang Evaluasi capaian target kinerja Renstra 2015-2019 Perpustakaan Nasional diskusi dipimpin oleh Darmadi. Sedangkan kelompok B membahas tentang Rencana Strategis Perpustakaan Nasional 2020-2024 diskusi dipimpin oleh Joko Santoso.Sesi diskusi ini dilanjutkan dengan siding pleno hasil diskusi kelompok
Sumber-sumber pendanaan perpustakaan secara nasional dalam penguatan inovasi perpustakaan
- Pemanfaatan sumber non rupiah murni (PHLN, SBSN)
- Menyelaraskan program/kegiatan antar K/L misalnya dengan Kemendikbud, Kemendes, Kemendagri
- Pemanfaatan Dana Desa
- Optimalisasi Dana Alokasi Khusus (DAK)
- Peran serta masyarakat (CSR) untuk sarana dan prasarana perpustakaan.
Materi Rakerpus dapat diunduh melalui: http://bit.ly/RAKORPUS2020
