Perpustakaan Nasional Republik Indonesia mendapatkan sumber daya manusia yang segar, bersemangat dan muda. Senin 3 Februari 2020, Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Muhammad Syarif Bando telah melantik dan mengambil sumpah 300 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Perpustakaan Nasional menjadi Pegawai Negeri Sipil per 3 Februari 2020. Sebelumnya para mereka mengikuti seleksi penerimaan CPNS pada Oktober 2018. Setelah melalui tes seleksi kemampuan dasar dan bidang maka para peserta yang lolos menjadi CPNS di Perpustakaan Nasional. Selama menjadi CPNS dalam kurun wakti 1 tahun di lingkungan Perpustakaan Nasional, para CPNS menjalani masa percobaan di Perpustakaan Nasional dan mengikuti Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) yang diselenggarakan bekerja sama dengan Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Kementerian Pertanian, Ciawi, Bogor.
Dalam Sambutannya, Kepala Perpustakaan Nasional mengingatkan
“PNS yang telah dilantik dan diambil sumpahnya agar menjalankan sumpahnya dengan sebaik-baiknya”.
Beliau juga menyampaikan bahwa PNS sebagai ujung tombak birokrasi harus bekerja sungguh-sungguh agar negara tetap maju,
“Majunya suatu negara karena birokrasinya bagus, dan mundurnya satu negara karena rusaknya birokrasi”.
Dalam acara pelantikan ini juga dirangkai dengan acara pengarahan dari Anggota Komite Aparatur Sipil negara (KASN) Bidang Pengawasan Penerapan Sistem Merit Wilayah II, Mustari Irawan. Topik utama materi yang disampaikan adalah Bersama Membangun Meritokrasi. Dalam penjelasannya, Mustari Irawan menyampaikan bahwa dalam sistem merit adalah kebijakan dan perencanaan sumber daya manusia yang didasarkan pada tiga hal yaitu Kualifkasi, Kompetensi dan Kinerja. Dengan adanya KASN maka ASN yang berada dalam birokrasi memiliki kualitas unggul terutama ASN yang berada di Perpustakaan Nasional.

