Ketua Umum Ikatan Pustakawan Indonesia, T. Syamsul Bahri mengukuhkan Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia Sumatera Barat periode 2019-2022 yang di ketuai oleh Wardarusmen yang juga selaku Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat. Acara pengukuhan ini dilaksanakan di Padang, 20 Maret 2020. Acarara pengukuhan ini diawali dengan arahan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit serta disaksikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi. Sumtera Barat, Alwis.

Dalam sambutannya T. Syamsul Bahri menyampaikan mengenai perlunya organisasi Ikatan Pustakawan Indonesia dan pustakawannya harus melakukan Inovasi-inovasi dalam mengelola layanan koleksi di perpustakaan. Terpenting pada saat ini perpustakaan dan Pustakawan ikut mendukung arahan dari pemerintah untuk kegiatan siswa belajar di rumah.
Dalam paparannya sebagai narasumber, Ketua Umum PP-IPI menyampaikan bahwa dalam menghadapi revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan era digitalisasi, perpustakaan pun harus beradaptasi atas perkembangan zaman. Sebab perpustakaan memiliki peran penting sebagai sumber ilmu pengetahuan. Perpustakaan saat ini berperan pula sebagai working space, virtual office dan memfasilitasi pemustaka agar dapat menghasilkan inovasi-inovasi baru.

Lebih lanjut, T. Syamsul Bahri menyampaikan agar perpustakaan dapat bertransformasi di era digital saat ini ada 9 jalur yang harus dilakukan, yaitu:
(1) Perpustakaan harus siap untuk koleksi “digital plus”, termasuk di dalamnya produk born digital dan kemudian diproduksi sebagai aneka produk, cetak maupun non cetak.
(2) Jaringan yang berskala luas agar dapat digunakan secara meluas pula. Jaringan yang bukan hanya dengan perpustakaan akan tetapi juga jaringan dengan berbagai lembaga/instutusi
(3) Pemahaman ulang yang komprehensif tentang layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat
(4) Perpustakaan tetap memerlukan ruangan fisik terutama untuk kesan terbuka secara demokratis, walaupun juga menyediakan fasilitas ruang maya
(5) Perpustakaan harus tetap mengutamakan layanan yang berdasarkan “kepentingan umum”
(6) Kerjasama dengan pengarang dan penerbit menjadi semakin penting
(7) Perpustakaan harus menyediakan ruang-ruang co-production facilities, semacam laboratorium untuk bertemunya orang-orang yang memiliki minat yang sama
(8) Pustakawan dan ahli-ahli teknologi informasi semakin perlu bekerja sama
(9) Pelestarian pengetahuan juga memerlukan kerjasama Selain menjadi Narasumber dan mengukuhkan PD IPI Provinsi Sumatera Barat, Ketua Umum PP-IPI juga menyerahkan bantuan buku kepada salah satu pengelola perpustakaan komunitas di Kota Padang yg diterima oleh sdr. Jon Wahid selaku kepala perpustakaan. Perpustakaan komunitas yang mendapatkan bantuan buku adalah Rumah Pustaka Anjuang beralamat di jalan Kawasan kabun, Tanah Sirah Rt 04/Rw 01 kelurahan Tanah sirah piai nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung Padang.
Penulis : Suharyanto


